Menu
Gerakan Kolaborasi

UNSOED Berdampak

Gerakan bersama yang berakar pada semangat kolaborasi dengan seluruh mitra — mendorong kemajuan dan pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal melalui penelitian dan pengabdian untuk membentuk masa depan pendidikan yang menjangkau lebih banyak dan berdampak lebih luas.

👨‍🎓
4.000+
Mahasiswa KKN/Tahun
🏘️
500+
Desa Terjangkau
🗺️
8 Kab/Kota
Wilayah Dampak
🤝
300+
Mitra Kolaborasi

Tentang UNSOED Berdampak

UNSOED Berdampak adalah gerakan strategis Universitas Jenderal Soedirman yang menegaskan bahwa universitas harus memiliki pengaruh nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Konsep ini lahir dari kesadaran bahwa perguruan tinggi adalah agen transformasi sosial di tengah dinamika perubahan global.

Gerakan ini menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat dan peningkatan literasi merupakan pilar penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Melalui UNSOED Berdampak, sivitas akademika UNSOED — dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan — bersinergi bersama pemerintah daerah, industri, LSM, dan komunitas lokal untuk menyelesaikan tantangan nyata di masyarakat.

Pilar Program UNSOED Berdampak

🌱

Pengembangan Perdesaan

Mendorong kemajuan dan kemandirian desa melalui teknologi tepat guna, pertanian berkelanjutan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

📚

Riset Berbasis Kearifan Lokal

Mengangkat potensi lokal sebagai objek dan solusi riset — dari tanaman obat, pangan tradisional, hingga sistem sosial masyarakat adat.

🤝

Kolaborasi Multipihak

Membangun ekosistem kolaborasi antara kampus, pemda, industri, NGO, dan komunitas untuk dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

🎓

Pendidikan Berdampak Luas

Memastikan akses pendidikan berkualitas menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk dari daerah terpencil dan kelompok rentan.

🌍

Keberlanjutan & SDGs

Setiap program diarahkan untuk berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat komunitas dan daerah.

💡

Inovasi Solusi Nyata

Hilirisasi hasil riset menjadi produk dan layanan yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat — bukan hanya publikasi ilmiah.

KKN Berdampak: “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak”

“Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045”

— Tema KKN Periode Januari–Februari 2026

KKN periode Januari–Februari 2026 menjadi wujud nyata gerakan UNSOED Berdampak. Sebanyak 1.115 mahasiswa diterjunkan selama 35 hari (7 Januari – 10 Februari 2026) ke desa-desa di 6 kabupaten (Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Pemalang, dan Wonosobo), ditambah Kabupaten Banyumas dan Belitung Timur (KKN Nusa Persada).

Inovasi KKN 2026 mencakup KKN Anti Kekerasan (bersama Satgas PPKPT UNSOED), kampanye Keterbukaan Informasi Publik, partisipasi dalam Eksibisi SINAR Ketahanan Pangan, dan transformasi digital KKN melalui platform Eldiru (e-learning) serta kolaborasi UPA TIK UNSOED.

Program kerja setiap kelompok KKN diselaraskan dengan prioritas program desa yang sejalan dengan program pemerintah — memastikan kontribusi mahasiswa bersifat sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan.

Bergabung dalam Gerakan UNSOED Berdampak

Apakah Anda pemerintah daerah, pelaku industri, NGO, atau komunitas yang ingin bermitra dengan UNSOED? Kami terbuka untuk kolaborasi yang berdampak nyata.